02 Februari 2010

Teknik Radiografi Retrograde Pyelography (RPG)

1. Pendahuluan
Pemeriksaan ini dilakukan apabila sistem urinaria sudah tidak berfungsi. Media kontras dimasukkan berbalik atau melawan jalannya alur sistem urinaria melalui sistem pelviocaliceal dengan memasang kateter . Pemasangan kateter adalah dengan melakukan bedah minor oleh dokter urology di ruang bedah. Umumnya dilakukan untuk menunjukkan letak urinary calculi atau jenis kerusakan lain.

2. Pengertian
Teknik atau prosedur atau tata cara pemeriksaan sistem urinaria dengan menggunakan sinar-x dan memasukkan media kontras secara retrograde (berlawanan dengan alur sistem urinaria) untuk menegakkan diagnosa.

3. Indikasi
• Stricture uretra
• Batu uretra
• Uretris injuri
• Renal pelvic neoplasm
• Renal calculi
• Ureteric fistule
• Accidential ureteric ligation

4. Kontra Indikasi
• Urethritis
• Kontra indikasi absolute yang menyebarkan infeksi pada traktus urinaria distal dan proximal.
• Peradangan yang terjadi akan sulit untuk diobati.
• Stricture uretra
• Bukan kontra indikasi absolute.
• Pemasukan kateter dapat memperparah keadaan.

5. Komplikasi
• Injuri Uretra
Penggunaan cystoscopy dengan ukuran besar dan tidak digunakannya lubricant (jelly) akan menyebabkan injuri terjadi.
• Bladder Injuri
Jarang terjadi. Apabila tekanan keras dengan paksaan dilakukan, maka perforasi bladder mungkin terjadi.
• Paraphimosis
Mungkin terjadi pada pasien yang tidaak dicircumsisi
• Stricture Uretra
Tidak digunakannya lubricant yang cukup dapat menyebabkan luka dan stricture kemudian.
• Meatal Stricture
Seperti stricture uretra
• Cystitis
Jika tidak dilakukan aseptic akan terjadi peradangan.

6. Persiapan Pasien
• Tanyakan riwayat alergi terhadap iodium maupun barium.
• Tanyakan apakah pasien mengkonsumsi obat-obatan saat ini.
• Apabila pasien wanita dalam usia produktif, tanyakan apakah pasien sedang hamil atau tidak.
• Hasil ureum dan creatinin normal
• Satu hari sebelum pemeriksaan, pasien makan makanan yang lunak/rendah serat, misalnya bubur kecap.
• 12 jam sebelum pemeriksaan pasien minum obat pencahar
• Selanjutnya pasien puasa sehingga pemeriksaan selesai dilakukan
• Selama puasa pasien dinjurkan untuk tidak merokok, dan banyak bicara untuk meminimalisasi udara dalam usus.
• Melepaskan benda-benda logam yang dapat mengganggu gambaran pemeriksaan.
• Sebelum pemeriksaan dimulai pasien buang air kecil untuk mengosongkan blass
• Penandatanganan Informed Consent. Venipuncture adalah prosedure invasive yang dapat menyebabkan komplikasi pada saat injeksi media kontras. Petugas harus hati-hati dan selalu memastikan pasien telah diberikan penjelasan dan menandatangani informed consent. Untuk pasien anak-anak harus diberikan penjelasan pada anak dan orang tua anak tersebut.

7. Persiapan Alat dan Bahan
• Pesawat sinar-x
• Media kontras iodium 20 cc
• Spuit 20 cc
• Needle 19 G
• Film dan kaset 24 x 30 dan 30 x 40
• Grid atau bucky
• Marker R/L
• Kateter (dipasang dengan bantuan cystoscopy)
• Desinfektan

8. Prosedur Pemeriksaan
Pemasangan kateter dilakukan oleh dokter urology dengan menggunakan bantuan cystoscopy, secara retrograde (berlawan dengan alur sistem urinary) melalui uretra sebelum pemeriksaan mulai dilakukan.
• Lakukan plain foto (abdomen polos)
• Untuk memastikan letak kateter (untuk dokter urologis)
• Mengetahui ketepatan teknik dan posistioning.
• Lakukan injeksi 3-5 cc media kontras melalui kateter menuju renal pelvis pada ginjal yang diperiksa.
• Diambil dengan menggunakan film 24 x 30
• Kontras dimasukkan kembali ± 5 cc sambil kateter ditarik perlahan, lalu foto menggunakan film 30 x 40 untuk melihat daerah ureter.
• Kontras dimasukkan sampai habis, sambil ditarik diperkirakan kontras habis dan keteter dilepas. Foto diambil dengan menggunakan fim 30 x 40.

7. Proyeksi Retrograde Pyelography

a. AP
Posisi Pasien
Supine

Posisi Obyek
• MSP sejajar dengan pertengahan bucky.
• Kedua tangan di samping tubuh.

Central Ray
Tegak lurus IR

Central Point
MSP setinggi crista iliaca

FFD
40 inci (100 cm)

Catatan
Gambar harus berada pada orientasi ginjal tidak terpotong dan gambaran mulai dari nefron sampai blass tetapi tidak ada waktu seperti IVP.

b. AP Oblique

Posisi Pasien
Semisupine

Posisi Obyek
• Atur tubuh pasien sehingga membentuk sudut 450 terhadap meja pemeriksaan.
• Tekuk lutut yang jauh dari meja pemeriksaan, luruskan kaki yang dekat dengan meja pemeriksaan, tangan yang dekat dengan meja pemeriksaan gunakan sebagai ganjalan kepala, yang jauh dari meja pemeriksaan diletakkan di depan tubuh.

Central Ray
Tegak lurus IR

Central Point
2 inci (5 cm) medial dari SIAS dan 1½ inci (3,8 cm) di atas crista illiaca

FFD
40 inci (100 cm)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Trnslate by

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google